Kunjungan Kerja Menlu RI ke Bulgaria, 15-16 September 2019

September 17, 2019

Kunjungan Kerja Menlu RI ke Bulgaria, 15-16 September 2019 diterima oleh Presiden dan PM Bulgaria, serta pertemuan dengan Menlu, Menteri Ekonomi dan Menteri Kebudayaan Bulgaria.

Menteri Luar Negeri RI menyampaikan bahwa dalam kunjungan yang singkat ini, ada 3 hal yang digarisbawahi dalam diskusi dengan Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, Menteri Ekonomi, yaitu ada 3 hal yang utama yang harus disinergikan untuk meningkatkan hubungan antar kedua negara yaitu (i) infrastruktur politik dan diplomasi, (ii) peran serta pelaku usaha, dan (iii) fasilitas akses berupa visa. Lebih lanjut, Menlu  menyebutkan Indonesia dan Bulgaria telah sepakat untuk mengadakan Joint Economic Commission untuk membahas dan menindaklanjuti ketiga isu tersebut dengan mengundang pelaku usaha untuk dapat berperan aktif.

Hal ini disambut baik oleh Menteri Ekonomi Bulgaria dengan mengatakan bahwa Indonesia merupakan mitra yang sangat penting bagi Bulgaria dan ada banyak area kerja sama yang dapat ditingkatkan. Untuk itu diperlukan suatu langkah yang nyata dan terarah agar tujuan bersama dapat dicapai. Dalam sambutannya, Presiden BCCI juga menyebutkan bahwa Indonesia dan Bulgaria sebenarnya sudah memiliki hubungan yang sangat lama dan sudah saatnya ditingkatkan lebih lagi.

Dalam kunjungan diselenggarakan Forum Bisnis Indonesia – Bulgaria dan ditandatangani perjanjian kerja sama antara KADIN Indonesia dengan Bulgarian Chamber of Commerce and Industry (BCCI) di Sofia, Senin (16/9) guna meningkatkan perdagangan dan investasi antarkedua negara. Kadin Indonesia diwakili oleh Tony Wenas, Ketua Komite Tetap Eropa, dan BCCI diwakili oleh Tsvetan Simeonov, Presiden BCCI disaksikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dan Menteri Ekonomi Bulgaria, Emil Karanikolov. Tony Wenas dalam pembukaan menyampaikan bahwa “Kita dari segi pelaku usaha Indonesia, sangat siap untuk tidak hanya meningkatkan perdagangan dengan Bulgaria dan mengundang Bulgaria untuk investasi di Indonesia tetapi juga Indonesia untuk dapat berinvestasi ke Bulgaria sehingga terjalin hubungan erat dan bersifat dua arah”.

Penandatanganan kerja sama KADIN di sela Forum Bisnis ini dilakukan dalam rangka memperkenalkan dan membuka akses pasar terhadap negara-negara Eropa Timur dan Balkan. “Kita selama ini hanya berfokus untuk bermitra dengan pasar-pasar konvensional seperti Eropa Barat dan Amerika dan melupakan negara-negara lain yang sebenarnya sangat potensial, seperti Eropa Timur dan negara-negara Balkan khususnya yang mana sangat terbuka terhadap Indonesia,” kata Alexander Yahya Datuk, ketua delegasi KADIN Indonesai yang juga merupakan Ketua Komite Bilateral untuk negara-negara Eropa Timur.

Dengan kerja sama ini, Kadin telah berupaya membuka jalan bagi pelaku usaha kedua negara serta siap memfasilitasi adanya kegiatan bisnis ke depannya. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mencatat pada 2018 total perdagangan antara Indonesia dan Bulgaria mencapai 497 juta dolar Amerika dengan komposisi 438 juta dolar ekspor dan 68 juta impor. Angka tersebut merupakan suatu pencapaian yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dimana total perdagangan tercatat sebesar 115 juta dolar Amerika dengan komposisi 58 juta ekspor dan 57 juta impor.

Read 383 times